32 Tahun

Tiga puluh dua tahun memang bukan waktu yang pendek dan bukan pula sebuah perjalanan yang tanpa terasa. Jelas, dalam tiga puluh dua tahun itu telah banyak diwarnai berbagai peristiwa dan kejadian. Senyum, tawa, tangis, jengkel, marah mengiringi berbagai peristiwa dan kejadian tersebut. Tapi itulah bumbu penyedap dalam kehidupan keluarga besar Kopwan SBW. Sehingga lembaga yang bernama Kopwan SBW dan berdiri sejak 1978 ini bisa dikagumi banyak pihak.
Mendirikan, merawat dan mengembangkan Kopwan SBW menjadi seperti saat ini, tentu membutuhkan perjuangan yang tidak ringan. Dari Rp 300 ribu sebagai modal awal, kini telah menjadi seratus milyar lebih. Dari 35 anggota, kini menjadi 10 ribu lebih perempuan yang telah bergabung menjadi anggota Kopwan SBW. Dari awalnya hanya sekecamatan Gubeng, kini wilayahnya se Jawa Timur. Capaian – capaian tersebut tentu telah banyak menguras tenaga, pikiran, dan waktu para pengelolanya.
Begitu pula anggota yang berada dikelompok-kelompok. Eksistensi Kopwan SBW yang telah diakui banyak pihak ini, tentu juga tidak lepas dari perjuangan para anggota untuk bisa mempertahankan eksistensi kelompoknya. Kuatnya Kopwan SBW ini karena ditopang oleh kuatnya kelompok-kelompok. Namun juga tidak bisa dipungkiri, perjalanan setiap kelompok, tentu juga tidak selalu mulus. Berbagai permasalahan anggota turut mewarnai kondisi kelompoknya. Menjadikan kelompok agat tetap stabil dimana hak dan kewajiban bisa terealisasi dengan baik, tentu juga butuh perjuangan dari anggota dalam kelompok tersebut.
Hasil dari perjuangan pengelola dan anggota Kopwan SBW ini memang tidak sia-sia. Setidaknya, perjuangan tersebut telah berhasil menghantarkan Kopwan SBW untuk bisa mendapat pengakuan baik ditingkat regional, nasional bahkan internasional. Kini usia Kopwan SBW telah menapak ke 32 tahun. Akankah perjuangan berhenti sampai disini atau terus berlanjut hingga Kopwan SBW berjaya sepanjang masa dan bisa dinikmati dari generasi ke generasi ? Jawabnya tentu bergantung pada semua komponen yang ada dikeluarga besar Kopwan SBW. Jawaban tersebut tentu juga bukan hanya sebatas kata-kata. (gt)

2 Komentar untuk “32 Tahun”

  1. franstantridharma berkomentar:

    Ikut bergembira atas usia 32 tahun KowanSBW ini. Aku ingin tahu kapan sistem tanggung renteng mulai digunakan untuk membina kelompok-kelompok? Bagaimana sekarang pengembangannya? Apakah sistem TR ampuh untuk menjaga, agar Kopwan dapat terus berlanjut sepanjang masa? Perjuangan apa saja yang dimaksud? Macam atau jenis kelompok apa yang paling membutuhkan sistem TR? Apakah ada keharusan setiap anggota masuk kelompok TR? Pertanyaan ini aku ajukan mengingat aku sedang mempelajari buku Daru Indriyo tentang Rahasia Sukses Tanggung Renteng Membangun Bisnis. Sambil menanti jawaban, aku mengucapkan terima kasih. Selamat berkarya.

  2. franstantridharma berkomentar:

    Urun rembug untuk Fidi Handoko. Hal-hal penting harus ada meskipun minimum demi bisa lestari sepanjang masa. Kalau engga salah bahasa sononya : essentials minimum requirement. Salam maya

Tulis Komentar

 

Spam Protection by WP-SpamFree

Tags:
Add to Google © Copyright 2012 - 2008 Setia Bhakti Wanita
[E] E-KopwanSBW [S] SBW's Learning Center