Pelatihan tentang Partisipasi Anggota Dalam Pengambilan Keputusan
Keberadaan Koperasi Wanita Setia Bhakti Wanita Jawa Timur dengan 10.020 anggota yang dimilikinya dengan berbagai macam latar belakang serta perbedaan pola pikir, memacu Koperasi Wanita Setia Bhakti Wanita Jawa Timur untuk terus mengasah serta melatih kemampuan anggotanya dengan memberikan pelatihan-pelatihan mengenai sistem tanggung renteng dan pelatihan-pelatihan lainnya yang berkenaan dengan pengembangan potensi.
Koperasi Wanita Setia Bhakti Wanita Jawa Timur mengharapkan pelatihan sistem tanggung renteng yang diberikan secara berkala ke anggotanya dapat dipahami bahkan dilaksanakan dengan penuh kesadaran guna meminimalisir permasalahan serta perbedaan pendapat mengenai pengaplikasian sistem tanggung renteng di dalam kelompok. Selain pemahaman mengenai sistem tanggung renteng, anggota koperasi wanita Setia Bhakti Wanita Jawa Timur juga di harapkan untuk turut serta dalam memberikan pendapat baik itu berupa ide maupun kritik yang membangun guna perkembangan Koperasi Wanita Setia Bhakti Wanita Jawa Timur. baca selanjutnya… »








Glass painting adalah sebuah ketrampilan dalam melukis di media gelas atau kaca. Kerajinan kaca yang satu ini tampak berbeda dari produk kaca dekorasi yang biasa ditemui di toko-toko kerajinan. Produk yang sering disebut sebagai decorative glass painting ini bisa berupa gelas, lampu hias, toples, tempat lilin, vas bunga dan lain-lain.
Ruang yang sehari-harinya dipenuhi perkakas bengkel itu, nampak tertata rapi. Karena hari itu, ruang tersebut digunakan pertemuan kelompok.Tikar telah digelar memenuhi ruangan. Sementara disudut ruangan sudah nampak Ibu Eko PJ I kelompok 311 menghadap meja yang diatasnya bertumpuk buku administrasi kelompok. Setiap anggota yang datang langsung menghadap PJ untuk melakukan pembayaran kewajiban dan mengisi absen.
Kalau setiap periode pelatihan mampu menampung 375 anggota berarti untuk menuntaskan program ini dibutuhkan waktu sekitar 15 tahun. Cukup lama memang untuk bisa mencover seluruh anggota. Itulah sebabnya, anggota yang telah mengikuti pelatihan bisa menularkannya pada teman-temannya dikelompok. Atau paling tidak, anggota yang telah mengikuti pelatihan mampu melakukan perubahan dikelompoknya agar menjadi lebih baik.
