Realisasi Rencana Ketrampilan
Setiap tahun Kopwan SBW selalu membuat rencana untuk pemberdayaan anggota dengan memberikan berbagai pelatihan ketrampilan. Rencana inipun dibuat berdasarkan usulan anggota yang kemudian disahkan dalam rapat anggota. Untuk tahun ini rencana ketrampilan nampaknya banyak jenisnya. Dalam RK-RAPB 2008 disebutkan, untuk ketrampilan pada tahun ini adalah pelatihan potong rambut, rias wajah, merangkai bunga, bordir dan sulam pita.
Sebagai realisasi dari rencana tersebut, telah diawali dengan mengadakan pelatihan tata rias wajah sejak 6 Mei lalu. Dalam pelatihan ini peserta diberikan ketrampilan bagaimana merawat dan merias wajah sendiri. Sehingga penampilan nampak selalu segar dan cantik sepanjang hari. Untuk itulah, pada kesempatan itu peserta juga diberikan ketrampilan bagaimana merias wajah untuk pagi dan malam hari.
Pelatihan yang diikuti 60 anggota ini dibagi dalam dua kelas yaitu kelas pagi dan kelas siang. Sedang masa pelatihan dibagi menjadi 6 kali pertemuan dan berakhir dengan ujian yang diselenggarakan pada 27 Mei lalu. “Semoga apa yang ibu – ibu dapatkan bisa bermanfaat, minimal untuk diri sendiri sehingga bisa selalu nampak cantik dihadapan suami. Syukur-syukur ketrampilan yang ibu dapatkan bisa dikembangkan menjadi usaha baru untuk menambah penghasilan keluarga,” harap Ibu Sadjim, Ketua I Kopwan SBW sebelum acara ujian dilaksanakan.
Karena rencana pelatihan ketrampilan ini banyak jenisnya, maka realisasinyapun dibuat beruntun. Begitu pelatihan ketrampilan tata rias wajah telah usai, tak lama setelah itu dilanjutkan dengan membuka pelatihan ketrampilan tata rambut. Pelatihan ketrampilan menata rambut ini dimulai sejak 3 Juni lalu. Rencananya pelatihan ini berlangsung hingga 12 kali pertemuan. Dalam pelatihan ini diikuti 75 anggota yang dibagi dalam 3 kelas.
Pada pelatihan tata rias wajah dan tata ramput, peserta dibimbing oleh dua instruktur yang semuanya juga anggota. Kedua instruktur tersebut adalah Ibu Maya Sukatman dan Ibu Hartani Mahdi Kedua ibu ini saling bahu membahu dalam mmberikan materi hingga praktek. Bahkan dengan ketelatenannya, kedua ibu ini tidak segan-segan mendatangi satu per satu peserta untuk memberi pengarahan. (gt)







