Sistem Tanggung Renteng Kopwan SBW
Tanggung renteng merupakan sebuah sistem yang telah berhasil mengantarkan Koperasi Wanita Setia Bhakti Wanita Jawa Timur menjadi sebuah koperasi yang dapat bertahan dengan baik bahkan semakin berkembang secara bertahap di tengah pergulatan persaingan ekonomi . Perjalanan sistem tanggung renteng di Koperasi Wanita Setia Bhakti Wanita Jawa Timur juga tidak terlepas dari segala macam kendala yang harus dihadapi , tetapi justru karena berbagai macam kendala dan masalah itulah maka sistem tanggung renteng menjadi semakin matang dan siap dalam menghadapi tantangan-tantangan yang akan di hadapi dalam perjalanannya menuju kearah yang lebih baik [..]
Keberhasilan penerapan sistem tanggung renteng di koperasi Wanita Setia Bhakti Wanita Jawa Timur tidak terlepas dari turut serta berbagai pihak yang secara konsisten dan bekerjasama dengan baik dalam mengaplikasikan sistem tanggung renteng dalam kehidupan berkoperasi sehari-harinya. Melalui pelatihan tanggung renteng yang disampaikan oleh Pengurus Kopwan Setia Bhakti Wanita beserta PPL kepada kelompok anggota Kopwan Setia Bhakti Wanita Jawa Timur secara terus menerus ternyata cukup berperan serta dalam menciptakan rasa memiliki dan bertanggung jawab dalam pengembangan kehidupan berkoperasi . Disamping itu anggota Kopwan Setia Bhakti Wanita Jawa Timur juga mempunyai andil yang cukup besar dalam keberhasilan penerapan sistem tanggung renteng, karena jika anggota tidak merasa memiliki serta kesadaran bertanggung jawab maka sistem yang baik dan pelatihan-pelatihan yang diberikan akan terasa percuma
Diawal tahun 2010 ini, Koperasi Setia Bhakti Wanita Jawa Timur telah siap menjalankan berbagai macam kegiatan sesuai dengan rapat RK dan RAPB 2010 yang telah di sampaikan pada bulan Desember 2009. Salah satunya adalah pemantapan dalam pengaplikasian sistem tanggung renteng akan yang tetap dilakukan bahkan akan semakin di tingkatkan di tahun ini, pelatihan-pelatihan ketrampilan yang bertujuan meningkatkan sumber daya anggota sehingga tercipta individu-individu yang mandiri juga akan diadakan pada tahun 2010 ini.
Penerapan sistem tanggung renteng dalam berkoperasi ternyata terbukti mampu menekan NPL hingga 0%, pada perkembangan selanjutnya ternyata sistem tanggung renteng mampu merubah sikap dan perilaku anggota Kopwan Setia Bhakti Wanita Jawa Timur. Semakin bertumbuhnya rasa kebersamaan, saling percaya, kejujuran, keterbukaan, musyawarah, displin dan bertanggung jawab akhirnya menjadi bagian dari nilai – nilai tanggung renteng. Nilai-nilai inilah yang kemudian memantapkan perjalanan Kopwan Setia Bhakti Wanita Jawa Timur sehingga bisa berkembang seperti saat ini. Sementara bagi anggota terjadi proses pembelajaran kearah yang lebih baik menuju individu yang mandiri dan berdaya.









4 April 2010 at 10:20 pm
Seingat saya di Jawa Tengah (Magelang) pada tahun 75-76 pernah dikembangkan kredit candak-kulak dengan sistem tanggung renteng, tetapi sistem ini tidak bisa berkembang entah apa sebabnya. Saya ingin belajar bagaimana ini bisa berkembang di koperasi SBW